Usai Tunaikan Sholat Dhuhur, Warga Tejosari Parakan Dikejutkan Kobaran Api Melahap Rumah Tetangga
TEMANGGUNG — Suasana tenang di Kampung Tejosari, Kelurahan Parakan Kauman, seketika berubah menjadi kepanikan pada Senin (5/10). Sekitar pukul 12.30 WIB, api membakar habis sebuah rumah kontrakan yang dihuni oleh warga bernama Asfaroni dan Musinah.
Kejadian ini pertama kali disadari oleh Poniyem (68), tetangga korban. Menurut kesaksiannya, saat ia mengambil air wudu untuk melaksanakan sholat dhuhur, kondisi rumah korban di sebelah barat rumahnya masih terlihat aman tanpa ada tanda-tanda asap.
“Namun tepat setelah saksi selesai menunaikan sholat dhuhur, ia melihat api sudah membesar dan membakar rumah kontrakan tersebut. Saksi spontan berteriak meminta pertolongan warga sekitar,” terang Kapolsek Parakan, Iptu Ibnu Anwar.
Mendengar teriakan Poniyem, seorang warga lain, Zaenal Tifthayani (48), bersama warga kampung lainnya bergegas datang membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas kepolisian dan Damkar.
Langkah cepat warga sangat membantu menahan laju api sebelum bantuan utama tiba. Tak lama berselang, jajaran Polsek Parakan, Koramil 06 Parakan, dan 4 unit mobil Pemadam Kebakaran merapat ke TKP. Hanya dalam kurun waktu 30 menit, kolaborasi aparat dan warga berhasil menundukkan kobaran api secara total pada pukul 13.00 WIB.
“Fokus kami di lapangan adalah memastikan tidak ada korban jiwa yang terjebak dan melokalisasi api agar tidak melompat ke pemukiman padat di sebelahnya. Kami mengimbau warga Parakan untuk lebih rutin mengecek instalasi kabel listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa,” imbau Iptu Ibnu Anwar.
Akibat kejadian ini, rumah berdimensi 10×5 meter tersebut hangus beserta isinya dengan total kerugian mencapai kurang lebih Rp 100.000.000.
(Humas Polres Temanggung)
