Hanya 400 Meter dari Mapolsek, Respons Cepat Cegah Meluasnya Karhutla di Dusun Saren Bejen

Hanya 400 Meter dari Mapolsek, Respons Cepat Cegah Meluasnya Karhutla di Dusun Saren Bejen

  02 Okt 2026

TEMANGGUNG — Kedekatan lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan pusat komando kepolisian menjadi salah satu faktor kunci dalam mencegah meluasnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Bejen pada Kamis (1/10). Titik api yang melahap rerumputan kering di lahan pohon pinus Perhutani Petak 20B KRPH Candiroto, Dusun Saren, berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan kerugian materiil.

Awalnya, kepulan asap disadari oleh perangkat desa setempat sekitar pukul 15.40 WIB. Jarak lokasi kebakaran yang hanya berkisar 400 meter dari Mapolsek Bejen membuat Kapolsek Bejen Iptu Bambang Widyotomo, S.H. beserta jajarannya dapat merespons aduan warga dalam hitungan menit.

“Kami langsung turun tangan mem-back up penanganan. Di lokasi sudah ada tim dari Perhutani, TNI dari Koramil dan Yon TP, serta kawan-kawan Relawan Grajen. Langkah pertama yang kami lakukan adalah memutus jalur rambatan api menggunakan alat-alat manual yang tersedia agar pohon pinus tidak ikut terbakar,” jelas Iptu Bambang.

Upaya manual tersebut sangat membantu memperlambat laju api sebelum bala bantuan utama tiba. Tak lama kemudian, deru sirine dari dua unit armada Pemadam Kebakaran Pemkab Temanggung disusul satu unit armada Damkar milik Batalyon TP memecah situasi. Petugas Damkar langsung mengambil alih proses penyemprotan dan pendinginan area.

Berdasarkan pendataan dari saksi pihak Perhutani, Suparyanto (53) dan Walsudi (52), luas area rumput kering yang terbakar berhasil ditekan pada angka 0,005 hektare. Kapolsek Bejen mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan atau membuat perapian di area hutan yang rawan tersulut api, khususnya saat musim kemarau.

(Humas Polres Temanggung)