Dikira Suara Kucing, Warga Kranggan yang Hendak Sholat Subuh Temukan Bayi Menangis di Atas Kursi

Dikira Suara Kucing, Warga Kranggan yang Hendak Sholat Subuh Temukan Bayi Menangis di Atas Kursi

  02 Okt 2026

TEMANGGUNG — NS (61) untuk menunaikan sholat subuh di masjid pada Jumat (2/10) pagi berujung pada sebuah penemuan yang mengejutkan hati. Di tengah pekat dan dinginnya udara Desa Pare, Kecamatan Kranggan, sekitar pukul 04.15 WIB, langkahnya terhenti oleh suara sayup-sayup tangisan.

Awalnya, NS menduga suara memelas itu berasal dari anak kucing yang kedinginan. Penasaran, ia berusaha mencari sumber suara. Betapa terkejutnya ia saat mendapati bahwa suara tersebut ternyata berasal dari sesosok bayi mungil yang diletakkan begitu saja di atas kursi teras depan rumah tetangganya, HZ (44).

Bayi laki-laki tampan tersebut tampak terus menangis di balik balutan baju rapi, selimut, selendang, dan sebuah jaket dewasa yang menyelimutinya. Mengetahui hal itu, Sumijani bergegas mengetuk pintu rumah Heri. Bersama seorang warga lainnya, I (68), mereka segera mengevakuasi bayi malang itu ke Puskesmas Pare Kranggan guna memastikan keselamatannya, sembari melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kranggan.

“Berkat kepedulian warga, bayi ini tertangani dengan cepat. Kondisinya sangat sehat, beratnya 3,2 kilogram dengan panjang 48 sentimeter. Berdasarkan kondisi tali pusat yang sudah kering, usianya diperkirakan baru 3 sampai 5 hari. Kami juga menemukan gelang plastik pada bayi tersebut,” terang AKP Sigit.

Untuk mengusut tuntas insiden memilukan ini, tim gabungan dari Polsek Kranggan dan Sat Reskrim Polres Temanggung telah mendatangi TKP untuk mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat luas, apabila memiliki informasi terkait warga yang baru saja melahirkan namun bayinya tidak ada, agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat.

(Humas Polres Temanggung)