Tingkatkan Kesigapan Pengendalian Massa, 150 Personel Samapta se-Eks Polwil Kedu Digembleng Latihan Flash Ball di Kaloran
TEMANGGUNG — Sebanyak 150 personel Satuan Samapta dari jajaran Eks Polisi Wilayah (Polwil) Kedu mengikuti latihan dan asistensi penggunaan senjata laras licin pelontar gas air mata (Flash Ball) di Bandara Watu Layang, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Kamis (17/9). Kegiatan yang diinstruksikan oleh Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Jawa Tengah ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan kedisiplinan personel dalam menghadapi eskalasi gangguan keamanan dan unjuk rasa.
Pelatihan yang dipimpin oleh Tim Asistensi Ditsamapta Polda Jateng, di antaranya Kabag Binops AKBP Joko Wicaksono, S.ST.R., dan Kasubdit Samapta AKBP Dr. Ricky Firmansyah, S.H., S.I.K., M.H., ini diikuti oleh jajaran personel dari Polres Magelang Kota, Polresta Magelang, Polres Temanggung, Polres Wonosobo, Polres Purworejo, hingga Polres Kebumen.
Kapolsek Kaloran AKP Muh Yasin, S.H., yang memimpin langsung pengamanan jalur dan lokasi kegiatan, menjelaskan bahwa materi latihan difokuskan pada pengenalan peralatan, perawatan, hingga simulasi penggunaan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Penekanan utamanya adalah penggunaan kekuatan yang terukur, proporsional, dan mengedepankan prosedur keselamatan, baik bagi petugas maupun masyarakat luas.
Setelah rangkaian kegiatan yang berakhir pada pukul 11.47 WIB tersebut, seluruh personel gabungan langsung melaksanakan pembersihan area Bandara Watu Layang dari sisa-sisa material latihan, termasuk mengumpulkan selongsong Flash Ball yang tercecer. Langkah preventif ini mendapat apresiasi dari warga sekitar.
“Awalnya kami warga sempat penasaran dengan banyaknya polisi yang berkumpul. Namun pelaksanaannya sangat tertib, lalu lintas di simpang jalan juga lancar karena dijaga ketat oleh Polsek Kaloran. Kami sangat berterima kasih karena setelah latihan selesai, bapak-bapak polisi ini langsung gotong royong membersihkan area dari sisa selongsong, sehingga bandara kembali aman dan bersih untuk aktivitas warga,” ungkap Marno (50), salah seorang warga di sekitar lokasi Bandara Watu Layang.
(Humas Polres Temanggung)
