Ops Keselamatan Candi-2026, Polres Temanggung Laksanakan Apel Gelar Pasukan
TEMANGGUNG – Menjelang bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Temanggung resmi memulai Operasi Keselamatan Candi 2026. Dimulainya operasi ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan yang digelar di halaman Mapolres Temanggung pada Senin (2/2/2026) pukul 08.00 WIB.
Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Temanggung, Kompol Ana Setiyarti, S.H., M.H., mewakili Kapolres Temanggung. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran PJU Polres Temanggung, para Kapolsek, serta personel gabungan dari Kodim 0706/Temanggung, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Temanggung.
Dalam amanat yang dibacakannya, Kompol Ana menekankan bahwa permasalahan lalu lintas saat ini berkembang sangat dinamis. Pertumbuhan populasi dan jumlah kendaraan yang disertai digitalisasi transportasi menuntut Polri, khususnya Satuan Lalu Lintas, untuk terus berinovasi.
“Polantas harus siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap mengedepankan pendekatan Presisi, yaitu prediktif, responsibilitas, serta transparansi berkeadilan,” ujar Kompol Ana di hadapan barisan pasukan.
Operasi Keselamatan Candi 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi kewilayahan ini melibatkan total 3.592 personel di seluruh jajaran Polda Jawa Tengah, di mana 279 personel berasal dari Satgas Polda dan 3.313 personel dari satuan wilayah jajaran.
Meskipun tren pelanggaran lalu lintas di Jawa Tengah pada tahun 2025 mengalami penurunan signifikan sebesar 25% (dari 692.374 menjadi 522.589 pelanggaran), pihak kepolisian tetap memperketat pengawasan. Penindakan akan difokuskan melalui sistem ETLE statis maupun mobile serta pemberian blangko teguran pada pelanggaran prioritas, seperti penggunaan knalpot tidak sesuai spektek (brong), tidak menggunakan helm SNI, hingga pengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Menutup rangkaian apel, Wakapolres menyampaikan enam poin pesan penting sebagai pedoman seluruh personel yang terlibat operasi di lapangan:
Integritas Anggota: Meningkatkan disiplin dan mewujudkan Polantas yang bersih dari praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) demi terciptanya masyarakat yang patuh hukum.
Sinergitas Antarlembaga: Menjalin kolaborasi yang erat dengan TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait guna mendukung keberhasilan operasi.
Pendekatan Humanis: Mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang bersifat edukatif untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Menjaga Citra Institusi: Menghindari segala bentuk tindakan kontraproduktif yang dapat mencoreng nama baik Polri.
Kewaspadaan Keamanan: Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman, termasuk kemungkinan aksi teror dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pelayanan Prima: Memberikan pelayanan terbaik dengan cara yang sopan dan tidak menyakiti hati masyarakat, baik melalui ucapan maupun tindakan.
“Laksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan integritas. Jadikan Operasi Keselamatan Candi 2026 sebagai momentum untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di Jawa Tengah, khususnya di wilayah hukum Polres Temanggung,” pungkas Kompol Ana.
Selesai apel dilaksanakan pengecekan kendaraan dinas baik itu roda empat maupun roda dua guna memastikan kesiapan personil maupun sarana prasarana yang digunakan.
(Humas Polres Temanggung)
