Bentengi Pelajar dari Ancaman Siber, Sat Binmas Polres Temanggung Edukasi Siswa SMA N 1 Bijak Bermedsos

Bentengi Pelajar dari Ancaman Siber, Sat Binmas Polres Temanggung Edukasi Siswa SMA N 1 Bijak Bermedsos

  16 Jul 2026

TEMANGGUNG – Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Temanggung terus berkomitmen membekali generasi muda dengan pemahaman digital yang sehat di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan bagi siswa-siswi kelas X SMA Negeri 1 Temanggung, Rabu (15/7/2026) pagi.

Mengangkat tema “Keamanan Digital, Literasi Digital, dan Dampak Negatif Game Online”, kegiatan yang terintegrasi dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Temanggung AKP Adi Wahyu Nurhidayat, S.Tr.K., S.I.K., didampingi Aiptu Yudi Tanta W, S.H., dan Bripda M. Alia Fahim, S.Psi.

Dalam paparannya, AKP Adi Wahyu Nurhidayat menekankan pentingnya keamanan digital sebagai upaya memproteksi data pribadi, perangkat, hingga akun media sosial dari berbagai ancaman kejahatan siber. Siswa juga diajak meningkatkan literasi digital agar mampu mengakses, memahami, serta mengevaluasi informasi di internet dengan bijak.

“Kami mengingatkan para siswa baru untuk selalu menerapkan prinsip saring sebelum sharing (berbagi), menghormati privasi sesama pengguna, menghindari ujaran kebencian, serta berkomitmen membangun jejak digital yang positif,” ujar AKP Adi Wahyu Nurhidayat.

Selain bijak bermedia sosial, petugas juga memberikan tips praktis dalam mengenali berita bohong atau hoaks. Siswa diimbau untuk waspada terhadap judul berita yang provokatif dan sumber yang tidak jelas. Langkah antisipasinya adalah dengan selalu melakukan cek fakta, membandingkan sumber berita, dan tidak terburu-buru menyebarkannya.

Lebih lanjut, Sat Binmas turut menyoroti fenomena kecanduan game online yang kerap berdampak negatif pada kesehatan mental dan akademis remaja, seperti ketidakstabilan emosional, penurunan konsentrasi, hingga merosotnya prestasi belajar di sekolah.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami memberikan langkah pencegahan konkret kepada para siswa. Di antaranya dengan membatasi durasi bermain game maksimal 1 hingga 2 jam saja per hari, memprioritaskan waktu belajar, aktif berolahraga, serta memperkuat komunikasi di dalam lingkungan keluarga,” tambahnya.

Kegiatan penyuluhan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 10.30 WIB ini berjalan dengan aman, tertib, dan interaktif. Pihak sekolah menyambut positif edukasi ini sebagai bekal penting bagi para siswa baru dalam menghadapi tantangan di era digital.

(Humas Polres Temanggung).