Alami Rem Blong, Bus Santoso Angkut 25 Penumpang Alami Kecelakaan Tunggal di Bejen Temanggung

Alami Rem Blong, Bus Santoso Angkut 25 Penumpang Alami Kecelakaan Tunggal di Bejen Temanggung

  27 Okt 2025

Wartatemanggung.com. TEMANGGUNG, Bejen – Kecelakaan tunggal melibatkan Bus PO Santoso dengan nomor polisi AA 7082 OA terjadi di jalur Candiroto – Bejen, tepatnya di Dusun Saren, Desa Bejen, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, pada Minggu malam (26/10) sekitar pukul 19.10 WIB. Berkat kesigapan sang sopir yang diduga mengalami rem blong, bus yang mengangkut 25 penumpang tersebut berhasil diselamatkan dengan cara sengaja dibanting ke arah kebun warga. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka berat.

Kapolsek Bejen Iptu Bambang Widyotomo saat di konfirmasi menjelaskan, Insiden bermula ketika Bus Santoso yang dikemudikan oleh Asrori (warga Magelang) melintas di ruas jalan raya Bejen-Candiroto. Saat melintas di jalan yang menurun bus tersebut diduga mengalami masalah teknis pada sistem pengereman, atau rem blong.

“Jalan tersebut merupakan jalan dengan jalur banyak tanjakan dan turunan tajam sehingga rawan terjadi kecelakaan,” Ujar Kapolsek.

Menurut keterangan dari sang sopir saat megetahui rem bus tidak berfungsi secara maksimal dan untuk menghindari korban jiwa. Mereka memilih untuk mengarahkan bus keluar jalur dan menabrakkannya ke area kebun milik warga di pinggir jalan.

“Pada hari Minggu (26/10) sekitar pukul 19.10 WIB, bus mengalami rem blong dan ditabrakkan ke kebun warga. Untuk sopir, kernet, dan 25 penumpang dalam keadaan selamat,” Lanjut Kapolsek Bejen.

Meskipun bus mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan setelah menabrak kebun, seluruh penumpang yang berjumlah 25 orang, sopir, dan kernet dipastikan selamat dan hanya mengalami syok. Tidak ada korban meninggal dunia (MD), luka berat (LB), maupun luka ringan (LR) dalam kejadian ini.

Kerugian material ditaksir mencapai Rp10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah).

Kapolsek Bejen, Iptu Bambang Widyotomo, S.H., memimpin langsung penanganan di lokasi kejadian. Pihak kepolisian segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan pencatatan saksi (antara lain Udin dan Koko/Handoko, warga setempat), serta mengamankan barang bukti (BB) untuk penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti rem blong.

“Seluruh penumpang kemudian diangkut menggunakan Bus lainnya dan melanjutkan perjalanan menuju ke Jakarta,” Pungkasnya.