Lawan Bara di Ketinggian Sumbing: Sinergi 173 Personel Gabungan Dapat Suntikan Semangat dari Gubernur Jateng
TEMANGGUNG — Medan pegunungan yang terjal, jarak pandang terbatas akibat kabut, dan hawa dingin yang menusuk tulang menjadi makanan sehari-hari bagi 173 personel gabungan pemadam Karhutla Gunung Sumbing. Bertaruh nyawa demi menyelamatkan ekosistem, perjuangan mereka mendapat suntikan moral langsung dari Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi.
Bertempat di Posko Basecamp Bimawari, Temanggung, Minggu (25/10), Gubernur didampingi Kapolres Temanggung AKBP Didik Sulaiman, Bupati Temanggung, dan Bupati Wonosobo menggelar konsolidasi taktis. Musuh yang dihadapi tidak main-main: kobaran api yang telah menghanguskan 344,18 hektare kawasan hutan lindung.
Dalam operasi kemanusiaan ini, keselamatan petugas menjadi prioritas utama. Gubernur menyoroti faktor kelelahan fisik personel di garis depan. Oleh karena itu, skema rotasi bergiliran (shift) secara ketat dan pemenuhan suplemen gizi diinstruksikan untuk segera dieksekusi melalui satu komando terpadu.
“Memanfaatkan cuaca mendung hari ini, tim gabungan wajib langsung melakukan Operasi Mop-Up secara agresif di Petak 20 A. Padamkan sisa bara sekam sampai tuntas 100 persen tanpa mengorbankan keselamatan petugas,” urai Gubernur.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah hingga aparat TNI-Polri di posko taktis ini bukan sekadar evaluasi data di atas meja, melainkan wujud nyata hadirnya negara. Setelah bara terakhir berhasil dipadamkan, komitmen ini akan dilanjutkan dengan operasi Green Recovery bersama Perhutani demi mengembalikan nafas hijau Gunung Sumbing.
(Humas Polres Temanggung)
